This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Latihan. Show all posts
Showing posts with label Latihan. Show all posts

Wednesday, November 6, 2013

Gaya bertarung

Ujian Kuartal kedua 2013
Oss..

Kemarin saya sudah posting tentang bagaimana melatih kecepatan, jika kecepatan gerakan sudah bagus tinggal bagaimana kita menerapkan ketika kumite. Kumite bukan hanya mengandalkan Kecepatan dan Power dari pukulan dan tendangan tetapi mental atau nyali bertarung juga sangat diperlukan. Karena mental dan semangat dari kumite akan menciptakan gaya bertarung seseorang. 

Dalam beladiri Karate khususnya Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-do Indonesia, bukan hanya melatih bagaimana memukul menendang dan menagkis serangan lawan, tetapi juga bagaimana melatih mental kita saat berada di arena pertandingan maupun dijalanan. Mental akan berpengaruh dari agresifitas karateka saat bertanding, apakah dia hanya defense atau openshif. 

Saat kita kumite, kombinasi-kombinasi gerakan juga sangat menentukan dari gaya bertarung seorang karateka. Diusahakan pada saat kumite jangan menunggu lawan menyerang tetapi kita juga harus bisa membuka serangan terlebih dahulu tentu dengan teknik yang baik dan ketepatan dari serangan yang kita berikan terhadap lawan.

Membuka serangan bisa dengan kombinasi-kombinasi gerakan misalnya pukulan dua kali kemudian tendangan atau juga sebaliknya. Saat kumite juga harus agresif jangan gentar meskipun lawan lebih besar dari kita. Karena belum tentu meski badan kita kecil tidak bisa menumbangkan lawan yang besar. Dengan Nyali dan bertarung dengan agresif justru akan membuat lawan yang besar itu merasa gentar. 

Jika postur tubuh musuh lebih tinggi maka kita kita yang lebih kecil harus berani mendekati atau musuh tersebut kita pepet agar ruang geraknya terbatas, tapi perlu di jaga serangan hisa gery karena itu cukup berbahaya jika terkena telak, jika kita terkena ulu hati atau dagu. Serangan-serangan yang memungkinkan akan menjatuhkan kita juga perlu di perhitungkan. 

Jangan pernah merasa takut atau gentar, jika kita sudah merasa takut maka habislah kita diarena karena akan menjadi sansak hidup. Tetaplah percaya diri dengan kemampuan yang kita miliki. Terkait dengan judul dari postingan kali ini yaitu Gaya Bertarung, sebenarnya gaya bertarung tidak bisa dibuat tetapi akan terlihat dari seringnya kita kumite dan akan terlihat dan dinilai oleh penonton. 

Perlu juga di perhatikan saat kita kumite atau menyerang musuh juga harus terus menerus jangan sampai 3 serangan berhenti, 4 serangan berhenti, intinya jangan beri kesempatan musuh untuk menyerang balik. Saat musuh menyerang usahakan di tangkis dan lakukan serangan balik, serangan balik harus cepat dan terus menerus. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembacanya..

Ossu..

Sunday, October 6, 2013

Peraturan-peratuan lain saat latihan



  1. Datangalah paling lambat 5 menit sebelum pelajaran dimulai, supaya tidak melanggar peraturan ruang latihan no. 1 (kecuali ada alasan penting).
  2. Untuk menjaga kelangsungan pelajaran karate ini, iuran tiap-tiap bulan dibayar sebelum lewat tanggal 10, sebesar yang telah ditentukan.
  3. Selama belum menyatakan keluar, harus tetap membayar seperti ketentuan no. 2 
  4. Jangan membawa teman waktu latihan atau menerima teman tanpa alasan-alasan penting/ atau membuat keributan yang tidak perlu.
  5. Dalam waktu latihan, sesama pelajar dilarang salin salah menyalahkan atau ikut membetulkan kesalahan-kesalahan (Hak instruktur dan Asisten instruktur)

Syarat-syarat waktu waktu latihan


Syarat-syarat waktu latihan :

1. Karate begins and ends with courtesy
    Sebelum dan sesudah latihan harus dilakukan acara saling menghormati

2. Latihan hanya akan dimulai dan ditutup setelah upacara tersebut no.1 dilakukan dengan sopan santun

3. Waktu latihan dilarang makan apapun, merokok, bergurau atau bercakap-cakap diluar soal yang berhubungan dengan latihan (kecuali dalam waktu istirahat)

4. Yang merasa terlampau lelah boleh istirahat ditempat sampai waktu istirahat diberikan kecuali dlam keadaan yang istimewa dengan seijin pengajar diperbolehkan meninggalkan ruang latihan.

5. Istirahat diberikan pada saat-saat tertentu menurut kebutuhan dan sekali-kali bukan karena rasa malas.

6. Semua pelajaran yang diberikan harus diperhatikan dan diikuti dengan sungguh-sungguh, yang merasa kurang jelas boleh bertanya sejelas-jelasnya asal dalam batas yang normal dan bukan karena kurangnya perhatian 

Tuesday, July 2, 2013

Pengumuman


Oss...

Dari Sensei Burhan.
 
Mengenai latihan saat bulan puasa, Dojo Atmajaya tetap latihan sesuai jadwal yaitu Senin dan Kamis Jam 19.00-21.00 tapi porsi latihan akan di kurangi. Untuk teman-teman yang masih kurang presensi silahkan datang latihan, meskipun peserta latihan yang berkurang karena kebanyakan teman-teman pulang kampung, tapi diharapkan semangat teman-teman tetap seperti biasa. Okay itu saja pengumumannya 

Oss..

Monday, June 24, 2013

Jangan Berpuas Diri

Gashuku 
Saya masih ingat kata-kata dari sensei burhan saat selesai melakukan latihan pertama, waktu itu hari pembagian sabuk saat ujian kenaikan tingkat kuartal ke dua tahun 2012, beliau berkata "Bagi yang naik 2 tingkat jangan cepat berpuas diri, dan meremehkan bahwa saya naik dua tingkat, karena biasanya yang naik dua tingkat sering meremehkan" saat sensei bilang begitu saya sangat malu sekali, tapi maksud beliau berkata begitu agar kita sadar bahwa semakin tinggi tingkatan kita maka semakin besar pula tanggung jawab, dan memang harus di pertanggung jawabkan. 

Beliau juga pernah bilang bahwa "tingkat jenuh latihan di Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate do Indonesia pada saat berada di sabuk kuning sampai hijau" jenuh itu memang selalu ada apa lagi saat kita latihan, materi yang di latih hanya itu-itu saja, maka dari itu sensei selalu memvariasikan model kita latihan agar peserta latihan tidak jenuh dengan hal yang monoton.

Jadi sesuai dengan judul pada posting kali ini, memang seharusnya kita harus tetap mempertahankan semangat dan kedisilinan kita dalam berlatih, tidak ada alasan untuk tidak latihan jikalau memang tidak ada halangan. Semakin tinggi tingkatan kita dan semakin lama kita berlatih sudah seharusnya kita semakin bersemangat dan memberi contoh pada junior-junior kita agar mereka tetap semangat dalam latihan, bukan malah berpuas diri dan berbangga diri terus porsi latihan kita merosot. 

Agara kita tidak cepat berpuas diri kita kita harus selalu merasa kurang kurang dan kurang, karena memang seharusnya begitu. Kenapa...? agar kita selalu termotivasi untuk tetap datang latihan, datang bukan hanya untuk meramaikan saja, tetapi benar-benar datang untuk latihan, mempertajam ilmu yang pernah kita pelajari. 

Dalam menuntut ilmu memang kita harus selalu haus dan terus merasa kurang, tapi beda halnya dengan rezeki yang menuntut kita harus selalu bersyukur. Buat teman-teman seperguruan di PEMBINAAN MENTAL KARATE KYOKUSHINKAI KARATE DO INDONESIA semoga tulisan kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama kepada penulis sendiri. Mari kita tanamkan kedisiplinan dalam berlatih semoga kita mendapatkan apa yang kita cari, apa yang menjadi motivasi kita ikut beladiri ini.

Ossu...

Seni Bertarung/Kumite


Dalam bertarung bukan hanya adu otot, tapi adu teknik. Bukan hanya bagaimana cara cepat menjatuhkan lawan tapi bagaimana cara menghindari serang-serangan yang di berikan kepada kita oleh musuh, jual beli serangan antara dua pertarung akan di lihat indah jika mereka bertarung dengan teknik.
Bukan saya meragukan kemampuan para petarung-petarung kita tapi yang sering saya lihat kebanyakan saat berkumite kebanyakan saling serang dan adu kekuatan, itu sih bukan menjadi masalah, bagus memang. Tapi disini saya membahas sebuah seni, seni = keindahan, menurut saya seni dalam bertarung itu saat satu menyerang yang satunya bertahan dengan menangkis atau menghindari serangan. 
Penonton juga akan menonton pertarungan akan terkesan terlebih lagi mereka akan ikut bergabung dengan kita dan ikut menjadi anggota perguruan kita. Saat kita berlatih, kita diajarkan bagaimana cara menangkis pukulan dan tendangan, bagaimana menghindari tendangan dan pukulan, kita juga sering berlatih bagaimana berlatih reflektifitas. Tapi kenapa teknik-teknik yang sering kita latih tidak kita gunakan saat bertarung..?Apakah memang teknik-teknik yang kita latih itu belum siap kita gunakan?atau memang porsi latihan yang masih sangat kurang?
Itu kembali kepada diri kita sendiri sebagai warga perguruan, kita memang masih jauh dari sebutan seorang karateka, mari kita berlatih lebih giat lagi demi, lebih disiplin lagi, karena ini untuk diri kita apa lagi teman-teman yang memang ingin berprestasi. Kumite bukan hanya bagaimana cara menjatuhkan lawan tapi bagaimana cara anda menghindari saat anda akan di jatuhkan lawan.
Okay... Tetap semangat, Disiplin, Terus menerus/kontinue
Ossu...  

Olahraga atau Prestasi?


Berprestasi di bidang olah raga sangat memungkinkan, kita tidak hanya bisa mengambil sisi manfaatnya untuk tubuh kita juga bisa mengukir prestasi di jenis olahraga yang kita sukai. Karena olahraga juga bisa di bilang hobi dan kita juga senang melakukannya, bukan tidk mungkin kita dapat berprestasi, karena apapun yang kita lakukan jika kita senang melakukannya maka itu akan menjadi lebih mudah dan ringan kita lakukan.

Di Beladiri karate khususnya PEMBINAAN MENTAL KARATE KYOKUSHINKAI KARATE DO INDONESIA kita juga dapat berprestasi tentunya dengan latihan yang rutin bak latihan di dojo maupun secara independen. Memang jika kita ingin berprestasi di beladiri, terlebih lagi di PMK Kyokushinkai kita di tuntut untuk ulet, pantang menyerah, latihan yang rutin dan berporsi. Karena bukan menjadi rahasia umum bahwa beladiri yang satu ini merupakan beladiri keras maksudnya dalam pertandingan istilahnya Full Body Contact atau tanpa pengaman apapun dan dengan aturan yang sudah di tentukan. Jadi tingkat resiko cidera hampir 90%. Tapi itu bisa kita minimalisir dengan cara latihan setiap hari, baik itu latihan perguruan atau latihan biasa, maupun latihan teknik serta reflek yang baik. 

Jika latihan secara rutin dan berkontinue, mental bertanding akan terbentuk dan bukan tidak mungkin kita akan menjadi Atlit yang berprestasi. Menjadi seorang atlit yang berprestasi memang tidak mudah, butuh motivasi serta kedisiplinan yang tinggi. Tapi jika kita tidak memiliki kedua-duanya yaitu kedisiplinan serta motivasi yang kurang maka latihan pun akan jarang dan saat pertandingan siap-siap saja menjadi samsak hidup. Kenapa..? kalau kita tidak pernah latihan apa yang akan terbentuk? kita tidak dapat apa-apa. 

Jadi buat teman-teman yang mau berprestasi di PEMBINAAN MENTAL KARATE KYOKUSHINKAI KARATE DO INDONESIA mari kita sama-sama berlatiha, berlatih dan berlatih. Latihan adalah harga mati baagi seorang atlit, tidak ada alasan untuk itu, tidak ada kata ahh, kita bangkitkan rasa percaya diri kita serta memotivasi diri kita sendiri itu yang paling penting. 

Tapi di PEMBINAAN MENTAL KARATE KYOKUSHINKAI KARATE DO INDONESIA tidak pernah memaksa warga untuk menjadi atlit, karena menjadi seorang atlit itu adalah niat dari masing-masing warga, siapa yang mau yaa mari kita latihan yang benar-benar latihan, tapi jika hanya untuk berolah raga saja ya silahkan juga. Tidak ada paksaan karena manusia itu memang tidak suka di paksa-paksa, jadi buat teman-teman yang benar-benar ingin menjadi atlit silahkan tingkatkan porsi latihan dan tingkatkan kedisiplinan dalam latihan. 

Oss...

Tuesday, May 21, 2013

Mental Karate


Saat ini banyak sekali kita lihat di televisi atau mungkin disekitar kita bahwa banyak sekali penyerangan-penyerangan atau tawuran-tawuran antar perguruan beladiri, dan ada juga oknum-oknum praktisi beadiri yang melakukan aksi premanisme. hal ini tentu saja tindakan yang tidak terpuji.

Mengapa Penulis menulis judul artikel ini dengan "MENTAL KARATEKA" karena ini juga ada sangkut paut atau hubungannya dengan nama perguruan kita yaitu "PEMBINAAN MENTAL KARATE KYOKUSHINKAI KARATE-DO INDONESIA" yang kita cintai. Dan kita juga harus bersyukur karena di perguruan ini mental kita di tempa dan di matangkan agar nantinya aksi-aksi yang kita lihat disekitar kita tidak terjadi atau tidak kita lakukan seperti aksi-aksi sekarang ini yang lagi marak di beritakan di media.

Semakin lama kita mengkuti suatu beladiri seharusnya kita semakin bijak dalam menghadapi masalah  baik di keluarga terlebih lagi dijalanan. Di perguruan kita juga terkenal dengan perguruan full body contect kumite, yang mengharuskan warganya untuk real kumite atau pertarungan nyata yang tentunya kita sudah tahu bahwa di pukul itu rasanya sakit, di tendang itu juga rasanya sakit, nah dengan kita mengetahui bahwa dipukul dan ditendang itu sakit kita mengharapkan bahwa warga sadar akan hal itu.

Jadi tindakan-tindakan premanisme tidak terjadi jika Mental kita sudah matang, jikalaupun dijalanan kita dihadapi dengan masalah sebaiknya kita selesaikan dengan cara yang seharusnya maksudnya jika masih bisa diselesaikan dengan cara yang baik, kita selesaikan dengan baik-baik, jika dengan cara baik tidak bisa jadi mau tidak mau kita harus menggunakan ilmu beladiri yang telah kita pelajari.

Tapi saya sangat-sangat yakin bahwa warga beladiri "PEMBINAAN MENTAL KARATE KYOKUSHINKAI KARATE-DO INDONESIA" tidak akan mungkin melakukan aksi-aksi yang tidak terpuji karena MENTAL yang telah di tempa saat latihan sudah benar-benar mental seorang karateka. Jikalaupun harus bersaing, kita bersaing dan bertarung di arena pertandingan bukan di jalanan, seorang ksatria bukan di lihat dari kekuatan yang ia miliki tapi dilihat dari bagaimana cara mereka menyelesaikan suatu masalah dan bagiamana cara membawa ilmu yang mereka miliki apakah dengan cara yang baik atau sebaliknya.

Kita harus selalu bangga bahwa kita ini KARATEKA bukan PREMAN jalanan.

Karateka menghormati masyarakat, masyarakat menghormati karateka
Karateka menyesuaikan diri dengan lingkungan, bukan sebaliknya

Salam karateka..
Oss..

Wednesday, April 17, 2013

BAGAIMANA MELATIH KECEPATAN


Melatih kecepatan baik pukulan maupun tendangan bisa dengan latihan yang rutin maupun latihan sendiri dirumah, melatih kecepatan tendangan bisa dengan karet, atau ban dalam sepeda motor, karet tersebut di ikat ke tiang yang kuat dan satu ujungnya lagi di ikatkan di kaki. Lakukan tendangan dengan teratur maksimal 10 kali kaki kiri dan 10 kali kaki kanan.

Latihan tersebut harus di latih setiap hari dengan porsi latihan yang baik, maka kecepatan tendangan akan terbentuk, latihan seperti ini sangat efektif karena saat melakukan tendangan kaki akan di tarik kembali oleh karet tersebut, karena itu di latih setiap hari maka kecepatan akan terbentuk dengan sendirinya karena faktor kebiasaan.

Untuk melatih kecepatan tangan, sebenarnya bisa juga di latih speerti diatas dengan menggunakan karet dan di tambah dengan latihan push up. Latihan push up berfungsi untuk menguatkan otot tangan dan latihan menggunakan karet berfungsi untuk kecepatan tangan saat melakukan pukulan. Sama halnya dengan diatas harus di lakukan dengan teratur dan dengan porsi yang maksimal.

Latihan kecepatan tidak butuh waktu lama jika kita latihan dengan teratur, jika kita latihan setiap hari maka maksimal akan terlihat hasilnya setelah 1 bulan latihan. Latihan bisa setiap hari karena hasilnya lebih cepat terlihat dan efektif asalkan memiliki kemauan yang kuat. Tapi jika latihan setiap hari harus di imbangi dengan makanan yang sehat dan gizi yang cukup karena tenaga lebih cepat terkuras. 

Dan sebelum melakukan latihan jangan lupa pemanasan terlebih dahulu supaya otot-otonya menjadi lentur karena latihan menggunakan karet juga sangat riskan dengan kram otot makanya disarankan untuk pemanasan sebelum latihan.

Semoga berhasil 

Oss....

Friday, April 12, 2013

Beberapa aspek yang perlu di perhatikan


Pada kali ini penulis akan membahas bagaimana urutan-urutan dalam latihan, supaya latihan kita maksimal. Saat latihan kita juga perlu memperhatikan apa yang lebih dahulu kita bentuk apakah power atau kekuatan, keindahan atau seni, kecepatan, ketepatan dan kelenturan. 

Semua yang kita sebut diatas adalah semua aspek yang harus ada dalam latihan dan harus kita latih, tapi penulis mw mengurutkan apa yang pertama di latih, ini menerut penulis dan bisa saja teman-teman menentukan sendiri apa yang di latih dahulu.

1. Power/ Kekuatan
     Power adalah suatu hal yang pertama yang harus ada, sebelum terbentuk semua aspek diatas power atau kekuatan adalah hal yang terbentuk dengan sendirinya meskipun kita baru pertama kali ikut latihan beladiri, power yang ada akan semakin bagus jika kita melatih dan mengasahnya lagi.

2. Keindahan atau seni
    Saat latihan Keindahan gerakan itu penting supaya kita tahu apa yang kita lakukan apakah kita sedang melakukan pukulan ke arah kepala, ulu hati atau kemana, dan orang yang melihat juga tahu ohhh ini loo yang sedang dia lakukan. Keindahan/seni akan terbentuk dengan sendirinya semakin sering kita berlatih, maka semakin cepat pula keindahan itu akan terlihat, tiap orang punya seni tersendiri dalam melakukan gerakan itulah yang disebut dengan ciri khas. Ciri khas tiap praktisi beladiri berbeda-beda dalam melakukan gerakan. 

3. Kecepatan
    Kecepatan juga penting, semakin cepat kita melakukan gerakan maka semakin cepat juga kita mengenai sasaran. Kecepatan dapat dilatih, banyak teknik-teknik untuk melatih kecepatan, baik itu pukulan maupun tendangan.

4. Ketepatan
    Walaupun Keindahan dan kecepatan sudah terbentuk tapi ketepatan sasaran tidak ada percuma saja, kita memukul tapi tidak mengenai sasaran maka itu percuma, ketepatan dapat dilatih dengan target baik itu untuk pukulan maupun tendangan. 

5. Kelenturan
     Jika poin 2 sampai 4 sudah kita latih maka poin ke 5 ini mengikuti, melatih keenturan bisa bermacam-maca caranya. Tapi jika kita latihan rutin otot-otot kita juga akan lentur dengan sendirinya.
Oke teman-teman itu sedikit pengetahuan yang penulis bagikan untuk teman-teman semoga bermanfaat yaa..
Ossu..

Monday, April 8, 2013

BELADIRI APA YANG PALING BAGUS..?


Beladiri apa yang paling bagus?

Saat anda bertanya kepada orang karate mereka akan menjawab KARATE yang paling bagus
Saat anda bertanya kepada orang silat mereka akan menjawab SILAT yang paling bagus
Saat anda bertanya kepada orang tarung derajat mereka akan menjawab TARUNG DERAJAT yang paling bagus.

laaaa kok semua bilang bagus, terus mana yang paling bagus?
Sebenarnya semua beladiri itu bagus, masing-masing memiliki kelebihan dan ciri khas masing-masing, Karate dengan ciri khasnya sendiri, Tarung Derajat dengan ciri khasnya sendiri dan Silat juga dengan ciri khasnya sendiri. 

Jangan pernah kita saling menjelek-jelekan beladiri ini dan membandingkan dengan beladiri yang kita geluti. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jika kita memiliki kekurangan di Beladiri kita, kita harus menyempurnakan kekurangan itu dengan tipe beladiri kita. Lebih baik kita fokus dengan beladiri kita karena menjelek-jelekan beladiri orang lain hanya akan memperlihatkan kekurangan kita. 

Mari kita berlatih dengan tekun rajin dan semangat, tujuan beladiri itu bukan untuk menaklukkan orang lain tapi bagaimana kita bisa menaklukkan diri kita sendiri, tidak ada orang yang kuat dan tidak ada juga orang yang lemah, orang lemah jika dia ingin kuat maka dia akan kuat, dan jika orang kuat berkata "dialah yang paling kuat" sesungguhnya dia telah memperlihatkan kelemahannya sendiri, semua kembali kepada kita.

"Karateka menyesuaikan diri dengan lingkungan bukan lingkungan yang menyesuaikan dengan karateka
Karateka menghormati masyarakat, masyarakat menghormati karateka". = Shihan Nardi =

Oss...

BELADIRI APA SIH YANG PALING EFEKTIF?

Sering kali kita mendengar pertanyaan ini setiap kali kita bertemu dengan seseorang ketika kita membicarakan tentang beladiri. Dan banyak juga jawaban yang kita dapatkan ketika kita bertanya kepada seseorang atau praktisi beladiri yang berbeda bahwa beladiri ini yang paling efektif, beladiri itu yang efektif, ohh menurut saya beladiri inilah yang paling efektif.

Nah pada posting kali ini penulis akan membahas dan memberi satu penjelasan kepada pembaca dari sedikit pengetahuan yang penulis tau tentang pertanyaan diatas. Beladiri apa sih yang paling efektif...?

Menurut penulis beladiri yang paling bukan beladiri ini, bukan beladiri itu dan bukan beladiri ini dan itu, tapi sebenarnya semua beladiri itu efektif tapi bagaimana seorang warga dari beladiri yang ia geluti itu, dia mampu menerapkan semua atau sedikit ilmu atau teknik yang dia pelajari saat bertarung di jalanan atau tarung bebas. 

nah,,,seorang praktisi beladiri itu tidak hanya melatih kekuatan otot tapi melatih emosi saat berhadapan dengan musuh di luar tapi bukan berarti mencari musuh lo yaa..., seringkali kita lihat saat seorang praktisi beladiri tarung di luar, teknik yang dia pelajari saat latihan tidak mampu menerapkan apa yang dia pelajari saat tarung di luar, atau berkelahi beneran. 

Nah pertanyaannya KENAPA..?
biasanya,, praktisi beladiri itu emosinya belum terasah dengan baik, jadi saat dia tarung diluar dia terburu dan terbawa suasana, jadi bertarung dengan kondisi emosi yang tidak stabil, akibatnya bertarungnya menjadi ngawur, yang seharusnya dia bisa menjatuhkan lawan dengan cepat dan tepat malah tidak bisa. 

Baladiri itu bukan hanya membentuk otot, tapi juga membentuk emosi yang baik, semakin lama kita latihan maka semakin mantap pula emosi kita, seorang ahli beladiri adalah sorang yang mampu menerapkan kemampuannya saat latihan dan saat berhadapan dengan masalah. Bukan hanya masalah yang berhubungan dengan pertarungan tapi berbagai masalah.

Saat berhadapan dengan lawan atau saat kumite atau saat bertarung atau pun sparring, seharusnya saat memberikan pukulan atau tendangan kita berfikir dahulu apa yang kita pukul, apa yang kita tendang bagaimana kita menangkis, kita juga harus cari kesempatan baik agar pukulan dan tendangan yang kita berikan kepada lawan bersarang dengan benar dan tepat sasaran, bukan malah mukul dan nendang tidak jelas. 

Oke sekian dulu
jika ada kekurangan itu semata karena pengetahuan penulis yang sangat dangkal. Terima kasih

Oss..
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com