This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, April 8, 2013

ETIKA SAAT LATIHAN


  1. Sebelum dan sesudah latihan harus dilakukan dengan upacara saling menghormati.
  2. Latihan anya akan dimulai dan ditutup setelah upacara tersebut no. 1 dilakukan dengan sopan santun
  3. Waktu latihan dilarang makan apapun, merokok, bergurau, bercakap-cakap diluar soal yang berhubungan dengan latihan (kecuali dalam waktu istirahat)
  4. Yang merasa terlampau lelah boleh istirahat ditempat sampai waktu istirahat diberikan kecuali dalam keadaan yang istimewa dengan seijin pengajar diperbolehkan meninggalkan ruangan latihan.
  5. istirahat diberikan pada saat-saat tertentu menurut kebutuhan dan sekali-kali bukan karena rasa malas.
  6. Semua pelajaran yang diberikan harus diperhatikan dan diikuti dengan sungguh-sungguh, yang merasa kurang jelas boleh bertanya sejelas0jelasnya asal dalam batas yang normal dan bukan karena kurangnya perhatian.

JANJI KARATEKA


Saya berjanji :

  1. Saya akan berlatih dengan sekuat tenaga saya, dengan kemauan keras, berdisiplin dan dengan spirit yang tak tergoyahkan.
  2. Saya akan mengikuti arti yang semurni-murninya dari seni pembelaan diri "KARATE" ini, dan dalam keadaan apapun saya akan selalu siap dan waspada.
  3. Saya akan bersifat rendah hati, halus budi menghormati orang lain yang layak saya hormati, menghindari kekerasan dan tidak akan menodai nama baik seni beladiri "KARATE" ini.
  4. Saya akan bertindak bijaksana, mencari kekuatan lahir bathin untuk tujuan mulia.
  5. Saya akan berusaha sepanjang hidup saya. melalui disiplin dan jiwa karate, bertindak ksatria dengan penuh rasa perikemanusiaan.
  6. Saya akan membela mereka yang lemah tapi benar, dan akan menahan tindakan mereka yang berlaku sewenang-wenang dengan penuh kebijaksanaan serta menjauhkan diri dari tindakan berat sebelah
  7. Saya hanya akan mempergunakan kekuatan saya dalam keadaan terpaksa untuk membela kehormatan diri pribadi atau orang lain yang pantas saya tolong dan tidak ada jalan lain untuk menghindarinya. Serta tidak akan memamerkan seni beladiri "KARATE" ini secara tidak pada tempatnya.

BELADIRI APA YANG PALING BAGUS..?


Beladiri apa yang paling bagus?

Saat anda bertanya kepada orang karate mereka akan menjawab KARATE yang paling bagus
Saat anda bertanya kepada orang silat mereka akan menjawab SILAT yang paling bagus
Saat anda bertanya kepada orang tarung derajat mereka akan menjawab TARUNG DERAJAT yang paling bagus.

laaaa kok semua bilang bagus, terus mana yang paling bagus?
Sebenarnya semua beladiri itu bagus, masing-masing memiliki kelebihan dan ciri khas masing-masing, Karate dengan ciri khasnya sendiri, Tarung Derajat dengan ciri khasnya sendiri dan Silat juga dengan ciri khasnya sendiri. 

Jangan pernah kita saling menjelek-jelekan beladiri ini dan membandingkan dengan beladiri yang kita geluti. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jika kita memiliki kekurangan di Beladiri kita, kita harus menyempurnakan kekurangan itu dengan tipe beladiri kita. Lebih baik kita fokus dengan beladiri kita karena menjelek-jelekan beladiri orang lain hanya akan memperlihatkan kekurangan kita. 

Mari kita berlatih dengan tekun rajin dan semangat, tujuan beladiri itu bukan untuk menaklukkan orang lain tapi bagaimana kita bisa menaklukkan diri kita sendiri, tidak ada orang yang kuat dan tidak ada juga orang yang lemah, orang lemah jika dia ingin kuat maka dia akan kuat, dan jika orang kuat berkata "dialah yang paling kuat" sesungguhnya dia telah memperlihatkan kelemahannya sendiri, semua kembali kepada kita.

"Karateka menyesuaikan diri dengan lingkungan bukan lingkungan yang menyesuaikan dengan karateka
Karateka menghormati masyarakat, masyarakat menghormati karateka". = Shihan Nardi =

Oss...

BELADIRI APA SIH YANG PALING EFEKTIF?

Sering kali kita mendengar pertanyaan ini setiap kali kita bertemu dengan seseorang ketika kita membicarakan tentang beladiri. Dan banyak juga jawaban yang kita dapatkan ketika kita bertanya kepada seseorang atau praktisi beladiri yang berbeda bahwa beladiri ini yang paling efektif, beladiri itu yang efektif, ohh menurut saya beladiri inilah yang paling efektif.

Nah pada posting kali ini penulis akan membahas dan memberi satu penjelasan kepada pembaca dari sedikit pengetahuan yang penulis tau tentang pertanyaan diatas. Beladiri apa sih yang paling efektif...?

Menurut penulis beladiri yang paling bukan beladiri ini, bukan beladiri itu dan bukan beladiri ini dan itu, tapi sebenarnya semua beladiri itu efektif tapi bagaimana seorang warga dari beladiri yang ia geluti itu, dia mampu menerapkan semua atau sedikit ilmu atau teknik yang dia pelajari saat bertarung di jalanan atau tarung bebas. 

nah,,,seorang praktisi beladiri itu tidak hanya melatih kekuatan otot tapi melatih emosi saat berhadapan dengan musuh di luar tapi bukan berarti mencari musuh lo yaa..., seringkali kita lihat saat seorang praktisi beladiri tarung di luar, teknik yang dia pelajari saat latihan tidak mampu menerapkan apa yang dia pelajari saat tarung di luar, atau berkelahi beneran. 

Nah pertanyaannya KENAPA..?
biasanya,, praktisi beladiri itu emosinya belum terasah dengan baik, jadi saat dia tarung diluar dia terburu dan terbawa suasana, jadi bertarung dengan kondisi emosi yang tidak stabil, akibatnya bertarungnya menjadi ngawur, yang seharusnya dia bisa menjatuhkan lawan dengan cepat dan tepat malah tidak bisa. 

Baladiri itu bukan hanya membentuk otot, tapi juga membentuk emosi yang baik, semakin lama kita latihan maka semakin mantap pula emosi kita, seorang ahli beladiri adalah sorang yang mampu menerapkan kemampuannya saat latihan dan saat berhadapan dengan masalah. Bukan hanya masalah yang berhubungan dengan pertarungan tapi berbagai masalah.

Saat berhadapan dengan lawan atau saat kumite atau saat bertarung atau pun sparring, seharusnya saat memberikan pukulan atau tendangan kita berfikir dahulu apa yang kita pukul, apa yang kita tendang bagaimana kita menangkis, kita juga harus cari kesempatan baik agar pukulan dan tendangan yang kita berikan kepada lawan bersarang dengan benar dan tepat sasaran, bukan malah mukul dan nendang tidak jelas. 

Oke sekian dulu
jika ada kekurangan itu semata karena pengetahuan penulis yang sangat dangkal. Terima kasih

Oss..
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com